Read This Post

Ceramah HIV/AIDS di Depohar 50

AIDS merupakan suatu penyakit yang tak asing bagi kita. Pada bulan februari 2010 lalu di Depohar 50 diselenggarakan Ceramah mengenai Bahaya HIV AIDS.Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Panglima TNI No ST/521/2009 Tanggal 2 Oktober 2009 Tentang pencegahan penyakit HIV / AIDS kepada prajurit TNI dan keluarganya, dan No ST/49/2010 tanggal 27 Januari 2010 tentang langkah – langkah pencegahan penyebaran HIV / AIDS serta Telegram Aspers Kasau No T/06/2010 tentang himbauan agar mencegah dan mengurangi penyebarluasan penyakit HIV / AIDS

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Anggota Depohar 50 di Gedung Graha Indra Paksa Depohar 50.Ceramah tentang AIDS ini diberikan oleh Kpt. Kes Endro Pitoyo,  Dr. E.S. Manueke dari Rumkit SMO. Ceramah ini diikuti secara antusias oleh Anggota Depohar 50. Dalam ceramah ini diterangkan beberapa hal yang patut kita cermati soal HIV (Human Immuno Deficiency Virus) atau AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome).
HIV/AIDS, Virus yg menyerang sistem kekebalan tubuh, di lingkungan militer disebabkan oleh faktor-faktor yaitu:
  •      Mobilitas Pasukan tinggi
  •      Tugas dalam/luar negeri
  •      Umur relatif muda
  •      jauh dari rumah / keluarga
  •      Waktu penugasan relatif lama
Perlu kita ketahui pula bahwa, AIDS dapat ditularkan melalui :
  •      Melalui hubungan sex tanpa perlindungan dengan orang yg sdh terinfeksi
  •      Melalui darah yang sudah Terinfeksi, melalui transfuse
  •      Melalui jarum suntik yg tdk steril & dipakai scr  bergantian
  •      Melalui ibu hamil pada bayi yang dikandungnya

Bisakah  kita tahu orang yang sudah terinfeksi HIV ?

Kita tidak bisa tahu dengan hanya melihat penampilan saja Orang yg sudah terinfeksi bisa tampak sehat namun dia bisa menularkan virus yang diidapnya ke orang lain.Kita bisa tahu 5 – 10 tahun kemudian, bahkan orang yg sdh terinfeksi tidak tahu bahwa dirinya sudah menjadi pengidap virus AIDS

Bagaimana HIV menyerang sistem kekebalan tubuh ?

     Sistem kekebalan tubuh dari sel-sel, termasuk sel-T yang memerangi kuman dan infeksi
     Bila HIV masuk ke dalam tubuh, virus memasuki sel-T dan    bersembunyi tanpa diketahui utk brp lama. 
     Pada suatu saat HIV memperbanyak diri dan mulai merusak sel-T.
     Sistem kekebalan tubuh jadi lemah & tdk mampu memerangi kuman di tubuh

Proses Perkembangan HIV

1.    HIV menginjeksi sel penderita dan melepaskan gen RNA
2.    Enzim RT (cetak-ulang) mengubah RNA virus menjadi DNA
3.    Enzim Penyambung mempersatukan DNA virus ke dalam kromosom penderita
4.    Sel terinfeksi memproduksi RNA virus baru, yang akan membentuk protein dan virus-virus serupa
5.    Enzim Protease memotong protein virus dalam bagian yang lebih pendek
6.    Gabungan protein baru membentuk virus HIV baru
7.    Virus HIV baru ini siap menyerang sel-sel lainnya

Apa gejala dan tanda--tanda infeksi HIV ?

Mungkin gejala dan tanda – tanda  tidak muncul dalam  beberapa bulan, bahkan beberapa tahun, setelah  orang terinfeksi.
Gejala-gejala :  Pembengkakan kelenjar leher/ketiak, demam atau berkeringat malam,batuk atau mencret  yg berkelanjutan, rasa lelah, berat badan turun drastis.

Lalu bagaimana kita mencegah diri dari AIDS, dari segi seks ?


A (Abstinence)  yaitu tanpa  seks
B (Be faithfull) yaitu setia
C (Condom)  yaitu menggunakan kondom

Setelah mengetahui tentang bagaimana AIDS itu, perlu kita ketahui juga hal – hal yang tidak menularkan penyakit AIDS, sehingga kita bisa memperlakukan penderita AIDS dengan benar hal tersebut antara lain : Bersin, Bergandengan tangan, Ciuman pipi, Gigitan nyamuk, Tukang cukur , Jamban umum, Kolam renang, Berbagi makanan dan menggunakan alat makan yang sama
Kita tidak akan terinfeksi melalui pergaulan sehari-hari dengan orang yg sudah terinfeksi, jadi bergaul seperti biasa saja.

Orang dengan AIDS (ODHA) membutuhkan perhatian dan pengertian, dan kebaikan kita, jangan kucilkan mereka sampai akhir hayatnya

Lalu bagaimana dengan Indikasi Pemeriksaan Darah HIV Anggota TNI / PNS,
1.    Prajurit TNI yang dicurigai → gejala immuno defisiensi (khas infeksi HIV). Mis: TBC
2.    Prajurit TNI yang berprilaku resiko tinggi (ganti-ganti pasangan seks)
3.    Persyaratan penugasan :
a.    Satuan yang mobilitas tinggi. Saat akan berangkat & kembali dari tugas operasi
b.    Bagi psk yang kembali dari daerah operasi ttt, px ulang sc berturut setelah 2 bln, 4 bln,& 6 bln
4.    Pemeriksaan kesehatan pada waktu penerimaan calon anggota TNI & PNS (secara selektif & bertahap)
5.    Bila dilakukan sc masal oleh PMI untuk donor, wajib ditanyakan apakah ada yang anti HIV (+) bila ada→ perlu px lebih lanjut

Setelah kita mengetahui apa itu AIDS, bagaimana pencegahan dan penularannya, mari kita jaga diri kita dan keluarga kita agar terhindar dari HIV / AIDS demi kesehatan kita dan nama baik TNI pada umumnya dan TNI Angkatan Udara pada khususnya.

Do Your Best, Share Our Article

Related Posts