Read This Post

KASAU : RADAR IBARAT MATA YANG TIDAK BOLEH TIDUR


Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP., memberika tunggul Satrad 245 kepada Komandan Satrad 245 Letkol Lek. Supriyadi usai pelantikan di Saumlaki Kabupaten MTB, Selasa (15/11).

Satuan radar memiliki fungsi yang sangat vital bagi organisasi perang dalam menjaga kedaulatan negara. Radar adalah mata yang tidak boleh tidur dan sangat riskan jika tidak mampu menjalankan tugasnya secara maksimal. Demikian dikatakan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP., pada peresmian Satuan Radar (Satrad) 245 Saumlaki sekaligus melantik Letkol Lek. Supriyadi sebagai Komandan Satrad 245, di Pulau Yamdena Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). Selasa (15/11).
Dikatakan, TNI Angkatan Udara senantiasa melakukan analisis dan pengkajian dalam upaya meningkatkan kemampuan Satrad yang dimiliki. Pembangunan Satrad 245 Saumlaki merupakan perwujudan program strategis yang telah disusun untuk mengcover situasi dan kondisi serta kerawanan wilayah udara Bagian Timur Indonesia terhadap pelanggaran udara.
Radius jangkauan radar Saumlaki akan over lapping dengan Satrad 241 Buraen di Kupang dan Satrad 243 Timika yang tidak lama lagi akan diresmikan pengoperasiannya. Sehinga nantinya secara utuh wilayah udara Indonesia bagian tenggara dapat dicover oleh satuan-satuan radar yang saling over lapping diantaranya Satrad 244 Merauke, Satrad 243 Timika, Satrad 245 Saumlaki dan Satrad 241 Buraen.
Selain itu, radar juga harus mampu menuntun dan mengendalikan pesawat tempur sergap menuju sasaran atau membantu meningkatkan kewaspadaan pesawat penyerang, pesawat transport maupun helikopter pada saat melakukan operasi.
Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu mengatakan, dengan penggelaran Satrad 245 di Saumlaki Kabupaten MTB, diharapkan kerjasama dan pertukaran informasi antara TNI AU dengan Pemda Provinsi Maluku maupun Kabupaten MTB dapat semakin ditingkatkan, sehingga lebih mengoptimalkan penyusunan kebijakan dan pelaksanaan kegiatan secara terpadu, disamping melaksanakan operasi pengamanan udara, sekaligus mendukung program pemerintah menyangkut penanganan daerah-daerah perbatasan demi meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat setempat.
Dengan penempatan Satrad 245 Saumlaki diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan pertahanan dan keamanan di daerah perbatasan, mengawal patroli udara mengawasi kapal-kapal yang dicurigai melakukan tindakan kejahatan illegal fishing di perairan Maluku, khususnya di seputar laut Arafuru, yang memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang melimpah.

Do Your Best, Share Our Article

Related Posts