Read This Post

MENGENAL LEBIH DEKAT TEKNIK OLAHRAGA “WOODBALL”

Foto bersama di area Etasia Woodball Course, Tlatar Boyolali


Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/G.III Depohar 50 Ny. Wahyu Widodo ingin mensosialisasikan olah raga “Woodball” yang memang masih tergolong olah raga baru kepada seluruh pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 7/G.III Depohar 50 di Etasia Woodball Course, Tlatar Boyolali. (14/8).

Permainan Woodball yang pertama kali diperkenalkan oleh dua warga Taiwan Weng Ming-hui dan Kuang-chu Muda tahun 1990 an ini sangat menggembirakan dan mempunyai karakteristik yang mirip dengan permainan golf.  Alat yang digunakan terdiri dari stick atau malet, bola dan gawang atau gate yang semuanya terbuat dari kayu, sehingga dinamakan “Woodball”. Sasaran dalam permainan ini adalah memasukkan bola ke dalam gate yang telah ditentukan dengan sedikit mungkin jumlah pukulan, sehingga pemenang dalam permainan Woodball ini adalah pemain dengan jumlah pukulan paling sedikit dibanding dengan pemain lainnya.


 Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/G.III Depohar 50
saat memukul bola ke gate

Prinsip permainan Woodball mirip dengan bermain golf, terdiri dari beberapa fairway, minimal 12 fairway dalam satu lapangan.   Setiap pemain memukul bola dari start area hingga ke gate area sampai memasukkan bola dan setiap pukulan akan dihitung dan diakumulasikan dengan pukulan di fairway lain. Juaranya dilihat dari pemain yang paling kecil skornya.  Permainan ini dapat dilakukan perorangan, dobel, beregu ataupun campuran, tutur Bapak Surono saat memberikan penjelasan.

                              Foto bersama Kadisdalkual dan Ka Pekas Depohar 50
                              setelah melaksanakan sosialisasi olah raga "Woodball"

Do Your Best, Share Our Article

Related Posts